- February 5, 2026
- by MCTN komunikasi
- Siaran Pers
Ubah Limbah Jadi Rupiah, PLN MCTN Dorong Desa Jadi Kekuatan Ekonomi Hijau
No : 001.PR/SETPER/PLNMCTN/II/2026
Pekanbaru, 05 Februari 2026 – PT PLN Mandau Cipta Tenaga Nusantara (PLN MCTN) selaku anak perusahaan dari PT PLN (Persero) melaksanakan Kolaborasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Integrated Green Agro Hub pada Sabtu (31/1) di Pekanbaru, Riau. Kolaborasi TJSL yang diusung PT PLN (Persero) melalui program Integrated Green Agro Hub ini merupakan semangat transformasi menjadi sebuah inisiatif ekonomi hijau yang menjadikan pengelolaan limbah sebagai pusat kekuatan desa.
Integrated Green Agro Hub merupakan program pelatihan dan praktik pengolahan limbah ternak menjadi pupuk. Melalui program ini, sektor pertanian dan peternakan tidak lagi berjalan sendiri, tetapi terintegrasi dalam satu ekosistem produktif yang saling menguatkan. Limbah diolah menjadi nilai tambah, desa didorong menjadi aktor utama, dan keberlanjutan diwujudkan secara nyata. Momentum ini menandai kuatnya sinergi antara dunia industri, akademisi, dan masyarakat dalam mendorong kemandirian desa berbasis ekonomi sirkular.
Kegiatan Integrated Green Agro Hub ini dihadiri oleh Asisten Manajer Perencana Pengadaan PLN MCTN, Bapak Rido Heriyanto, didampingi Ketua Lembaga Geliat Riau, Bapak Prawira Mahardika, serta Dekan Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau (UIN Suska Riau), Bapak Dr. Arsyadi Ali, dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Bumbung.
Melalui pendampingan akademisi dan praktisi dari UIN Suska Riau, Gabungan Kelompok Tani Desa Bumbung dibekali pengetahuan strategis, mulai dari manajemen ternak berkelanjutan hingga pengolahan limbah terpadu. Limbah kotoran ternak yang selama ini terabaikan kini diposisikan ulang sebagai bahan baku pupuk organik bernilai ekonomi tinggi, sementara sisa hasil pertanian diolah menjadi pakan ternak bernutrisi. Komitmen tersebut diperkuat melalui praktik lapangan di Fathur Farm, Kampar, di mana para petani dan peternak mempraktikkan langsung proses transformasi limbah menjadi rupiah, mulai dari pengolahan kotoran kambing menjadi pupuk organik unggulan hingga peracikan pakan ternak berbasis limbah kebun. Pendekatan ini menciptakan siklus produksi yang efisien, ramah lingkungan, sekaligus meningkatkan nilai ekonomi masyarakat desa.
Program Integrated Green Agro Hub yang kita mulai hari ini lahir dari keyakinan sederhana namun kuat dan berkelanjutan.
“Kami berharap sinergi antara PLN (Persero), PLN MCTN, Geliat Riau, UIN Suska Riau, pemerintah desa, dan kelompok tani dapat menjadikan Desa Bumbung sebagai model kawasan ketahanan pangan berbasis lingkungan yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di wilayah lain. Semoga program ini memberikan manfaat nyata, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan menjadi langkah kebaikan bersama untuk masa depan yang lebih hijau,” ujar Rido.
Dari sinilah tumbuh keyakinan baru bahwa keberlanjutan bukan sekadar konsep, melainkan keterampilan nyata yang dapat diterapkan, dikembangkan, dan diwariskan. Integrated Green Agro Hub diharapkan dapat menjadi kekuatan ekonomi hijau yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan untuk masa depan Indonesia.
Narahubung :
Herlina Wulan Sari
Sekretariat@mctn.co.id
PT PLN Mandau Cipta Tenaga Nusantara (PLN MCTN) merupakan anak perusahaan dari PT PLN (Persero) denngan fokus pada penyediaan layanan Power Quality, Fasilitas Ekstra dan Uap untuk Industri di Indonesia. Dengan visi menjadi perusahaan yang handal dalam proses penyediaan sumber energi dan pelayanan jasa bagi pelanggan serta unggul dalam penerapan persyaratan keselamatan, kesehatan kerja, dan lingkungan (K3L)







